Ads 468x60px

Pages

Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Tips Sederhana Atasi Rasa Malu, Minder dan Kurang Percaya Diri

1. Apa yang menyebabkan kamu merasa minder dan rendah diri? Karena merasa banyak kekurangan? Karena merasa tidak mampu melakukan apa yang orang lain bisa lakukan? Kita tidak harus selalu memandang ke atas. Kita juga tidak perlu menjadi orang lain. Jadilah diri sendiri dan itu sudah cukup menyenangkan. Mengenali potensi diri dan mengembangkannya adalah cara terbaik untuk meningkatkan rasa percaya diri. Jadi tidak perlu yang namanya malu atau minder

2. Siapa saja orang orang yang buat kamu malu dan minder? Orang orang yang baru kamu kenal? Orang orang yang menurut kamu punya derajat lebih tinggi dari kamu? Oke, mulailah dengan mengubah cara berfikir kamu. Setiap manusia adalah sama. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing bahkan untuk orang orang yang kamu anggap sempurna. Mereka sama seperti kamu, seperti saya, maka tidak ada alasan untuk merasa minder.

3. Berhentilah memikirkan kekurangan-kekuranganmu Terimalah diri kamu apa adanya. Jadikan kekurangan kamu sebagai kelebihan. Tukul Arwana, adalah contoh yang tepat dalam hal ini. Lihat, bagaimana dia memaksimalkan kekurangannnya menjadi kelebihan yang justru tidak dimiliki orang lain. Selalu menutupi kekurangan hanya akan membuat kamu semakin terpuruk dalam sikap minder dan rendah diri.

4. Memperluas pergaulan Bergaullah dengan orang orang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Pelajari cara cara mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Cara mereka berkenalan dengan orang baru, cara mereka memperlakukan orang lain, cara menyikapi sebuah masalah, cara mengatasi situasi, dan lain lain. Banyak hal yang bisa kamu pelajari dan praktekan sendiri.

 5. Mulailah belajar bertanya kepada orang baru Belajar bertanya? Yups, bagi orang orang yang bukan pemalu bertanya kepada orang baru bukan sebuah masalah besar. Tapi, keadaan berbeda dengan orang orang pemalu. Rata rata dari mereka jarang sekali memulai pembicaraan atau sebuah pertanyaan. Hal ini hanya bisa dimengerti oleh orang yang sama sama pendiam.

 6. Perhatikan penampilan Mulailah memperhatikan penampilan kamu terutama saat keluar dari rumah. Penampilan yang baik dan maksimal dapat membantu kamu meningkatkan rasa percaya diri. Kamu tidak akan merasa minder dan malu saat bertemu dengan orang lain karena kamu sudah tampil All out. Menampilkan yang terbaik. Silakan baca artikel saya 8 Tips Agar Tampil Menarik.

7. Selalu bersikap tenang Kesalahan utama orang orang pemalu adalah kurangnya self control (pengendalian diri). Terutama jika berada dalam situasi yang tertekan dan asing. Grogi, cemas, salah tingkah, berkeringat adlah beberapa indikasi seseorang sedang berada dalam tekanan. Sebenarnya hal itu bisa diatasi dengan beberapa tips ringan. Mengambil nafas dalam dalam dan menghembuskannya secara perlahan akan membuat kita merasa sedikit lebih rileks dan tenang. Singkirkan imajinasi negatif kamu mengenai apa yang sedang kamu hadapi. Hilangkan pemikiran bahwa orang orang sedang memperhatikan kamu dan berfikir negatif tentang kamu. Faktanya, semua berjalan biasa biasa saja tidak seperti apa yang kamu pikirkan. Semua hal negatif kamu itu hanya ada dalam imajinasi kamu saja.

8. Coba sesuatu yang baru Sering mencoba hal-hal baru akan lebih membuka wawasan serta pandangan kamu tentang hidup dan kehidupan. Yang pada akhirnya akan memberi kita sebuah pemahaman bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Semua manusia adalah sama. Kita punya kekurangan mereka juga. Mereka punya kelebihan kita pun memilikinya. Mereka bisa, maka kita juga bisa..! “Keterbatasan hanyalah sebuah kesalahan dalam cara kita berfikir.” Seharusnya kita tidak memiliki satu pun alasan untuk merasa minder dan rendah diri..! 

sumber : www.ruanghati.com

7 Kebiasaan yang tidak efektif



1.     Tidak ’menampakkan diri

Salah satu hal paling sederhana namun memiliki efek yang sangat besar untuk agan dalam meraih kesuksesan - entah itu dalam kehidupan sosial, karir, keuangan ataupun kesehatan – adalah tampakkan diri anda lebih sering.

Apa maksud ’menampakkan diri’ disini? Ane akan memberikan sebuah ilustrasi : Jika Agan ingin memperbaiki kesehatan agan, maka salah satu hal terpenting dan terefektif adalah anda menampakkan diri di tempat kebugaran sesuai dengan jadwal latihan agan.
Mungkin saat itu cuaca sedang tidak mendukung sehingga agan merasa enggan sekali keluar dari rumah. Namun jika anda tetap memaksakan diri untuk pergi meskipun agan malas, maka anda sudah memperbaiki mental agan jauh lebih cepat dibanding agan hanya duduk di sofa sambil menonton tv.

Ane rasa ini berlaku di semua area dalam hidup agan. Jika agan menulis lebih sering, maka suatu saat agan akan menjadi penulis top dimana hasil tulisan anda akan selalu ditunggu orang untuk dibaca. Jika anda sering bertemu atau berkumpul dengan teman-teman, maka kemungkinan agan bertemu dengan seseorang yang spesial bertambah besar.

Hanya dengan agan ’menampakkan diri’ lebih sering akan membuat sebuah perbedaan yang sangat besar untuk kesuksesan anda. Jika tidak, agan tidak akan pergi kemana-mana.


2.     Menunda pekerjaan

Ada 2 kondisi yang menyebabkan seseorang menunda pekerjaannya :

- Pertama, dia memiliki pekerjaan yang sangat menumpuk. Dia bingung apa yang harus dia kerjakan terlebih dahulu. Akhirnya dia tidak mengerjakan apa2

- Kedua, dia hanya memiliki sedikit pekerjaan, sehingga dia berpikir untuk menundanya terlebih dahulu.

Terlepas dari apapun kondisi anda, dibawah ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan agar anda dapat keluar dari kebiasaan menunda ini :

- Lakukanlah tugas terberat dan terpenting terlebih dahulu di pagi hari. Awal yang baik di pagi hari akan membuat momentum yang positif sehingga anda akan menjalani sisa hari anda dengan lebih bersemangat.

- Agan mungkin sering mendengar sebuah joke : bagaimana caranya makan seekor gajah? ….. Jangan memakannya dalam sekali gigit! Jika agan hanya berpikir tugas yang menumpuk sedang menanti agan, kepala agan dpt menjadi penat, akhirnya akan membawa agan pada penundaan. Pecahlah tugas agan menjadi langkah-langkah kecil, dan fokuslah pada langkah pertama. Setelah selesai, agan bisa melanjutkan ke langkah kecil berikutnya.

- Jika agan berpikir untuk menunda pekerjaan karena aga hanya memiliki sedikit pekerjaan, sebaiknya anda mulai berpikir bagaimana jika tiba-tiba anda mendapatkan tugas baru sementara tugas yang lama belum anda kerjakan. Gunakan selalu prinsip : ’lakukan sekarang juga hal-hal yang bisa anda lakukan sekarang’.

3.     Anda melakukan sesuatu yang sebetulnya tidak penting

Kebiasaan lainnya yang tidak produktif, selain menunda, adalah anda menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak penting.
Untuk menghindari hal ini, tuliskan 3 hal penting yang harus anda lakukan setiap hari, entah itu diatas kertas atau di notebook anda, dan mulailah mengerjakannya dari urutan teratas. Meskipun anda hanya sanggup menyelesaikan 1 pekerjaan saja, namun setidaknya agan telah melakukan hal terpenting yang perlu agan lakukan di hari tersebut.

Apapun cara yang anda gunakan dalam mengatur pekerjaan anda, prioritas utama tetaplah menemukan hal-hal terpenting yang perlu agan lakukan setiap harinya. Teknik ini juga merupakan bagian dari manajemen waktu yang efektif, sehingga anda tidak menghabiskan hari-hari agan dengan melakukan hal-hal yang tidak penting. Menyelesaikan suatu pekerjaan dengan cepat tetap tidak akan berarti jika agan melakukan hal yang tidak penting.

Saya akan coba memberikan contoh sederhana. Misalkan agan adalah seorang manajer sebuah departemen produksi. Suatu ketika anak buah agan melakukan kesalahan sehingga produk yang dihasilkan mengalami cacat. Mana yang akan agan pilih :

1. Agan bersama anak buah agan memperbaiki produk yang cacat tersebut; atau

2. Agan mencari solusi agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Saya rasa agan sudah menangkap maksud ane mengenai hal yang penting dan tidak penting.

4.     Berpikir terlalu lama

Orang yang berpikir terlalu lama, otomatis akan membuatnya kurang mengambil tindakan. Terjebak dalam analisa yang berlebihan dapat membuang waktu-waktu berharga dalam hidup anda. Tidak ada yang salah dengan berpikir sebelum melakukan tindakan, bahkan sangat diperlukan hal semacam itu. Melakukan penelitian, membuat rencana, menggali potensi-potensi keuntungan serta masalah yang mungkin terjadi.

Namun berpikir, berpikir dan terus berpikir adalah cara lain mensia-siakan hidup agan. Agan tidak perlu menganalisa semua hal dari setiap sudut. Agan tidak bisa menunggu waktu yang betul-betul tepat untuk menjalankan aksi agan. Percayalah waktu tersebut tidak akan datang. Agan juga tidak perlu merisaukan bagaimana jika kegagalan menghampiri agan. Jika agan tetap berpikir dan terus berpikir semakin dalam, maka agan akan semakin sulit untuk mengambil tindakan.

Berhentilah berpikir, lakukan sekarang juga apapun yang perlu agan lakukan, pergilah kemanapun anda perlu pergi.

5.     Melihat sisi negatif dari setiap hal

Ketika agan melihat segala hal dari sudut yang negatif, maka sebetulnya agan telah menjatuhkan motivasi agan sendiri. Anda menemukan kekurangan dimana-mana dan masalah-masalah yang mungkin tidak betul-betul ada, contohnya ketika agan mencari alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Ane yakin dari sudut yang negatif agan setidaknya akan menemukan 10 alasan.

Contoh yang lain, agan mencari seseorang yang mau mendengarkan keluh kesah agan – padahal sebetulnya tidak ada yang mau mendengarkan keluhan agan – tentang pekerjaan dan kehidupan agan yang menjenuhkan atau atasan agan yang menyebalkan. Ketahuilah bahwa agan akan menciptakan hidup agan sesuai dengan apa yang agan pikirkan dan bagaimana agan memandang lingkungan agan. Jika agan memandang kehidupan agan begitu menjemukan, agan akan memiliki kehidupan yang benar-benar menjemukkan.

Yang perlu agan lakukan tidak lain adalah anda menantang pada diri agan sendiri untuk selalu berpikir positif selama 7 hari kedepan. Lihatlah nanti hasil luar biasa yang akan agan dapat.

6.     Keras kepala pada pendirian agan sendiri dan menolak pendapat orang lain

Memang sulit untuk mengakui atau berjiwa besar bahwa pendapat agan bukanlah pilihan yang terbaik. Sehingga agan ngotot pada pendapat agan dan menutup pikiran agan dari pengaruh orang lain. Kondisi ini dapat menyebabkan agan sulit untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih efektif.

Saran utk mengatasi masalah ini adalah agan menyadari bahwa manusia mempunyai batas atas hal-hal yang ia ketahui. agan harus terbuka untuk menerima pelajaran atas kesalahan agan sendiri, kesalahan orang lain atau sumber-sumber lainnya seperti buku.

Ketika otak agan selalu dikosongkan untuk menerima hal-hal baru, secara tidak sadar level anda telah naik ke level yang lebih tinggi, begitu seterusnya. Namun perlu diingat, jangan pula agan terjebak seperti dijelaskan di no.4. Pengetahuan baru yang anda terima, perlu anda terapkan dan coba dalam kehidupan agan, jangan hanya menjadi pengetahuan semata saja.

7.     Membiarkan informasi membanjiri otak agan

Kebalikan dari poin 6 diatas, di poin 7 ini anda justru membiarkan seluruh informasi mengalir ke otak agan tanpa penyaringan. Jika agan melakukan ini, maka akan sulit bagi agan untuk berpikir dengan jernih. Beberapa kondisi yang menyebabkan agan seperti ini adalah :

- Banyak informasi yang agan terima adalah negatif. Media-media dan lingkungan di sekeliling agan sering memberikan informasi-informasi negatif, seperti : penipuan, perampokan, pembunuhan, gosip dsb. Jika agan tidak selektif dalam memilih berita, agan dapat terpengaruh secara negatif juga, entah itu secara pikiran, perasaan maupun tindakan.

- Ada suatu dorongan dalam diri agan untuk selalu mengetahui informasi terkini, namun seberapa cepat agan mengikuti perkembangan dengan berbagai alat yang agan miliki, akan selalu ada puluhan bahkan ratusan hal baru yang terjadi yg ga bs agan ikuti. Hali ini justru dapat membuat agan menjadi stress.

Sulit untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan jika otak agan terus dibanjiri dengan informasi-informasi. Bahkan anda dapat terjebak melakukan kebiasaan seperti disebutkan di poin 3. Agan sibuk dan sibuk terus melakukan pekerjaan namun sebetulnya pekerjaan yang tidak penting.

Utk dapat fokus, berpikir jernih & mengambil tindakan, perlu sekali untuk agan menseleksi bahkan jika perlu membatasi akses informasi yang masuk ke otak agan, misalkan ketika agan sedang menyelesaikan suatu pekerjaan, agan melakukan hal-hal seperti : mematikan telepon, internet dan pintu ruangan agan. Agan akan melihat hasil yang menakjubkan ketika anda tidak diinterupsi setiap 10 menit oleh email atau website-website favorit agan.

This is Your Life

This is your life

Do what you love, and do it often.

If you don’t like something, change it.

If you don’t like your job, quit.

If you don’t have enough time, stop watching TV.

If you are looking for the love or your life, stop.

They will be waiting for you when you start doing things you love.

Stop over analyzing, life is simple.

All emotions are beautiful.

When you eat, appreciate every last bite.

Open your mind, arms, and heart to new things and people, we are united in our differences.

Ask the next person you see what their passion is, and share your inspiring dream with them.

Travel often. Getting lost will help you find yourself.

Some opportunities only come once, seize them.

Life is about the people you meet, and the things you create with them. So go out and start creating.

Life is short. Live your dream and share your passion.

sumber : internet


Kunci Sukses Bisnis

1. Kunci Pembuka Rejeki adalah Berusaha + DOA

2. Kunci mendapatkan keuntungan adalah Jujur + DOA

3. Kunci Menambah Rejeki adalah Syukur & bersedekah + DOA

4. Kunci Memajukan Usaha Adalah Pandai Bertanya & Mendengar + DOA

5. Kunci Sukses adalah Sabar + DOA

sumber : www.kaskus.us/showthread.php?p=652993857

Di level Mana Kita Bermain ?


Bagaimana akhir kehidupan seseorang akan ditentukan seperti apa dia bermain hari ini. Kalau dia bermain seperti orang miskin maka akhir kehidupannya akan miskin meskipun hari ini dia berlimpah materi. Seseorang yang tampaknya biasa-biasa saja akan berakhir jadi orang kaya jika dia bermain seperti orang kaya. “It’s how you play,” kata Presiden IIBF, Ir.H. Heppy Trenggono, MKom, di depan 150 pengusaha di Jogjakarta, Sabtu siang. Besar kecilnya pendapatan seseorang di dalam hidup dan bisnisnya juga ditentukan bagaimana dia bermain. Karena ternyata , menurut Heppy  rezeki itu memiliki 4 level atau tingkatan. Setiap levelnya memiliki kualifikasi tertentu baik jumlahnya maupun orang yang berhak utuk mendapatkannya.

Level 1, Rezeki makhluk. Ini adalah level terbawah dimana Allah SWT menjamin rezeki untuk setiap makhluknya.  Bahkan ulat di lubang batupun ada rezekinya. Allah SWT memiliki cara sendiri untuk memberi rezeki kepada setiap mahluknya. “Cecak yang hanya bisa merayap dan tidak punya sayap tetapi dapat menangkap nyamuk yang bisa terbang,” kata Heppy memberi contoh.  Manusia, kata Heppy, yang tidak melakukan apa-apa dan hanya berdiam diri juga ada rezekinya. Tapi rezekinya adalah rezeki orang yang malas dan sama dengan rezeki makhluk.

Level 2, Rezeki Orang Yang Berusaha.  Orang yang berada pada level ini akan memperoleh seperti yang diusahakannya. Seseorang yang bekerja 8 jam sehari maka rezeki akan lebih banyak daripada mereka yang bekerja 4 jam. Seseorang yang berpendidikan tinggi rezekinya akan lebih baik dari mereka yang tidak berpendidikan atau pendidkannya lebih rendah. Orang mendapatkan rezekinya seperti yang dia usahakan. “99 persen manusia berada pada level ini, mendapatkan rezeki dengan cara mengandalkan kerja keras,” ungkap Heppy.  Orang yang berada pada level ini hidupnya sangat capek, bahkan banyak juga yang tidak memiliki kehidupan. Karena waktunya habis untuk bekerja keras sehingga tidak ada waktu lagi untuk bersosialisasi dengan tetangga dan orang-orang sekitarnya. Jika dia pebisnis kadang-kadang waktu untuk keluargapun ikut tersita karena dia sibuk dengan pekerjaannya.

Level 3. Rezeki Orang Yang Bersyukur.  Rezeki pada level ini diungkapkan Alqur’an untuk orang-orang yang mau menafkahkan hartanya.  Allah SWT akan membalas dengan sepuluh kali lipat, bisa 700 kali lipat atau bahkan tidak terhingga. Secara logika memang harta yang dikeluarkan itu akan mengurangi jumlahnya. Tetapi ini bukan permainan logika, karena faktanya sepuluh orang terkaya di dunia adalah mereka yang memiliki giving yang luar biasa. “Semua bangsa dan agama di dunia percaya bahwa bersedekah itu tidak akan mengurangi harta tetapi semakin memperbanyak harta,” kata Heppy. Masalahnya, lanjut Heppy, sangat sedikit orang yang meyakini hal itu. Dari yang yakin itu hanya sedikit orang yang mau melakukannya.

Level 4, Rezeki Orang Yang Bertaqwa.  Rezeki level ini adalah rezeki  yang terjadi pada orang yang hidupnya tidak pernah ada  rasa takut dan khawatir. Kedekatannya dengan Allah SWT membuat masalahnya banyak yang ditake over. Rezeki orang yang berada pada level ini adalah rezeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.  Orang yang berada pada level ini adalah orang yang hati, pikiran, ucapan dan tindakannya sangat terjaga. Hidup sebagai hamba yang berjuang dengan harta dan jiwa.  Rezekinya tidak ada lagi ukurannya karena sudah tidak terbatas lagi. “Orang yang berada pada level ini adalah orang yang sangat faham dan sudah menjalani pada level-level dibawahnya,” kata Heppy. Sayangnya, lanjut Heppy banyak orang merasa di level 4 tetapi sebenarnya di berada di level 1. Sudah pasti orang di level 4 ini bukan orang-orang yang kikir karena jika ia masih kikir berarti dia baru berada pada level 2.  Dia juga bukan orang yang malas yang hanya berdoa dan meninggalkan ikhtiar tetapi seorang pekerja keras yang berprestasi.
“Mengapa banyak orang yang ada di IIBF dengan masalah yang melilitnya bertahun-tahun dapat keluar dan kembali memiliki bisnis dan kehidupan ? mereka  kita ajak untuk bisa bermain di level empat,” ungkap Heppy.   Disiplinnya menurut Heppy adalah disiplin Alqur’an dan Hadist. Maka jika berbisnis masih menggunakan transaksi dan uang riba sudah pasti tidak bisa masuk dalam kategori  ini.
Acara yang digelar oleh IIBF Wilayah DI Yogjakarta  adalah pengajian bisnis yang khusus menghadirkan Presiden IIBF ke Jogjakarta.   Selain membincangkan tentang organisasi perjalanan ke Jogjakarta ini juga membicarakan tentang rencana membangun Pasar Indonesia sebagai gerakan Beli Indonesia. (AA )

Sumber : http://iibf-indonesia.com

7 Keajaiban Rezeki


Intisari dari buku 7 Keajaiban Rezeki oleh Ippho Santosa

1.      Sidik Jari Kemenangan  


2.      Sepasang Bidadari ( Orang Tua dan Pasangan )
-          Sampaikan impian pribadi ke sepasang bidadari kemudians elaraskan
-          Bagi pemula cukup miliki satu impian besar. Jangan miliki dua impian besar dalam waktu bersamaan
-          Bayangkan impian itu, kemudian berpura-pura seolah-olah itu sedang terjadi. Teruslah berpura-pura sampai itu benar-benar terjadi
-          Tetapkan kapan impian itu akan terjadi dan perjelas semuanya
-          Lakukan itu berulang-ulang. Lebih banyak lagi bagi pemula
-          Positifkan kata-kata. Lalu, batinkan kata-kata itu
-          Terapkan 7Y, Yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin !
-          Pantaskan diri  ( Ibadah yang rajin, bahagiakan orang tua, Perbaiki sikap dan tingkah laku kita )
-          Gabungkan adab doa dan LOA 

3.      Golongan Kanan
-          Asah otak kanan, pelajari tipsnya
-          Dahulukan pola pikir kanan dalam kehidupan, karier, dan bisnis
-          Beranikan diri mencoba hal-hal yang baru asalkan tidak bertentangan dengan hukum dan  agama

4.      Simpul perdagangan
Perdagangan merupakan salah satu dari pintu rejeki dan menjadi kaya merupakan anjuran dalam Islam asalkan digunakan untuk kebaikan. Dengan kekayaan, kita akan lebih mudah dalam beribadah. Sebaliknya, dengan kekafiran kita akan lebih dekat dengan kekufuran

5.      Perisai Langit
a.      Pemberian
-          Sedekah ( tingkatkan / usahakan minimal 10% dari keuntungan )
b.      Shalat
-          Shalat dhuha ( tingkatkan / usahakan minimal 6 rakaat )
-          Shalat tahajjud
-          Shalat taubat
c.       Sikap
-          Tawakkal
-          Syukur
-          Sabar
-          Husnudzon
d.      Perkataan
-          Dzikir
-          Istighfar
-          Shalawat
e.       Perbuatan
-          Berbakti kpd orang tua
-          Menikah
-          Memiliki keturunan
-          Berhaji
-          Berumrah
-          Silaturahim
-          Ikhtiar
-          Berdagang

6.      Pembeda Abadi
-          Cari sesuatu yang anda minati sekaligus anda kuasai
-          Pastikan itu betul-betul menghasilkan dan membahagiakan
-          Pantaulah persepsi public terhadap anda, lalu kendalikan
Contoh : anda dikenal sebagai orang IT oleh lingkungan anda
-          Temukan kata kuncian yang mewakili siapa anda, lalu eksposlah
Contoh : Arifin ilham > Dzikir, Andrie wongso > motivasi

Bisa jadi anda sungguh-sungguh dengan golonngan kanan, simpul perdagangan, dan pelangi ikhtiar. Tapi, tanpa pembeda abadi Anda akan menjadi orang rata-rata, kurang bergairah, bergerak lambat, gampang dilupakan, rentan dikalahkan, dan sukar untuk dibayar mahal

7.      Pelangi Ikhitiar
-          Impian
Memiliki impian yang besar
-          Tindakan
Memiliki keberanian untuk action dan kegigihan untuk terus action
-          Kecepatan
Kecepatan berguna pada saat melawan pesaing besar, intinya Time Management
-          Keyakinan
Yakin bisa mewujudkan mimpi karena Allah SWT selalu bersama orang-orang yang berusaha
-          Pembelajaran
Belajar dari action yang sudah dilakukan, share ilmu, belajar dari yang terbaik
-          Integritas / Kepercayaan
Jagalah integritas anda, buat orang lain terus percaya kepada anda
-          Keikhlasan
Jadikan semua itu ibadah dengan cara ikhlas

Stop Dreaming, Action Now !

Pernahkah kita berandai andai, ” coba kalau saja, andaikata, seumpama…….. saya seperti dia, saya akan lakukan ini, saya akan lakukan lebih baik, saya akan lakukan lebih sempurna".

Seringkah kita mencari alasan pembenaran tidak bisa melakukan sesuatu atau gagal karena kondisi kita begini tidak seperti dia yang lebih sempurna.

Andai saja uang saya banyak saya akan lebih banyak beramal dan bersedekah. Andai saja, seumpama semisal dan apapun yang satu arti sama kadang sempat terbesit dalam pikiran kita.

Percayalah Tuhan memberikan keadaan yang terbaik bagi kita seperti yang kita miliki sekarang ini, untuk itu mari kita syukuri apapun keadaan dan pahitnya kondisi yang kita alami sekarang.

Kapan saat tepat kita membuat mimpi menjadi suatu hal yang memacu kekuatan hidup kita lebih maju?

Disinilah letak perbedaan antara sebuah rencana (Planning) dengan sebuah khayalan, sebuah rencana dibuat dengan sistematis dan memperhitungkan waktu kapan kita akan raih step by step, dibarengai dengan sebuah usaha nyata untuk meraihnya. Sedangkan sebuah khayalan hanya terlintas di angan dan tidak diwujudkan secara konkret menjadi sebuah master plan kerja untuk pencapaian.

Quote:
Berhentilah berkhayal, syukuri yang ada sekarang wujudkan harapan dan impian Anda dalam sebuah planning atau visi hidup yang konkret dan dibarengi usaha pencapaian.

sumber :http://www.ruanghati.com/2010/02/20/antara-impian-dan-kenyataan-sebuah-refleksi/

Eyes Of Success

Suatu hari saya berniat pergi ke sebuah kantor dengan menggunakan taxi. Tidak lama kemudian
taxi tersebut terhenti di persimpangan lampu merah. Saat itu cuaca sangat panas, namun tiba-tiba
saya merinding; bukan karena saya melihat hantu, tetapi justru karena saya melihat seorang
bapak tua yang berdiri tegar berjalan dengan satu kaki yang di bantu tongkat penyangga separuh
tubuhnya yang  terkena stroke dan tangan kirinya membawa kacang goreng yang ditawarkan di
sepanjang lampu merah tersebut. saya terus mengamatinya dari jauh hingga hampir mendekat
dimana taxi saya berhenti. Cuaca tak bersahabat yang membakar kulit tak menyurutkan bapak
tua itu untuk terus mencari uang walaupun dari deretan mobil paling depan tidak ada satupun
yang membeli barang dagangannya.

Di lain kesempatan saya pernah menyaksikan ada seorang buta yang berjualan krupuk di sekitar
lampu merah di tempat yang sama saat saya melihat penjual kacang goreng tadi. Memang saya
pernah mendengar dari orang sekitar kalau ada seorang yang berjualan krupuk namun cacat. Dan
tahukah  Anda  bagaimana  ia  memulai  aktivitasnya?  Tanpa  bantuan  dari  siapapun,  ia  mulai
berjualan ditemani tongkat tua yang menuntunnya di sepanjang jalan yang sangat terik itu tanpa
mengeluh.

Apa perasaan saya ketika melihat kedua orang itu? Jujur, saya pribadi malu ketika saya yang
dalam  kondisi  lebih  baik  dari  mereka  terkadang  justru  bersikap  tidak  sesempurna  mereka.
Mereka adalah petarung yang sebenarnya. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang
petarung sejati adalah mengakui keadaan dirinya sendiri.

Moral cerita yang ingin saya katakan adalah apakah yang akan Anda lakukan terhadap diri Anda
yang sempurna ini? Maukah Anda mengakui bahwa tubuh Anda yang sempurna adalah tidak
sempurna? Dewasa ini dalam keadaan yang semakin sulit, mungkin saja ada orang yang malu
mengakui kekurangannya, tapi bagaimana dengan  Anda? Pengalaman ini merupakan  sebuah
cermin bagi siapa saja termasuk saya karena saya pun mengalami keterpurukan. Banyak cibiran,
perendahan, dan bahkan penghinaan yang saya terima dahulu. Namun semua bentuk hinaan itu
justru  membakar  jiwa  saya  untuk  mengeluarkan  potensi  terbaik  dengan  bekerja  keras  dan
ketekunan itu telah merubah segalanya. Sukses juga memiliki mata sekalipun ia tidak memiliki
mata secara harafiah. Seperti dua orang luar biasa yang saya uraikan di atas, keterbatasannya
bukan merupakan pembatas baginya untuk terus berkarya dalam ketidakpastian dunia ini. Apa
yang mereka lakukan untuk terus berjuang habis-habisan senada dengan 6 kunci produktifitas
dari Brian Tracy.

1. Kerja keras
Penjual  kerupuk dan  kacang  goreng  telah  melakukan  sebuah  kebiasaan  brilliant  yang  tidak
semua  orang   sadari  dan   lakukan  yakni   kerja  keras.  Percayakah   Anda  jika  merekapun
membutuhkan  waktu untuk membangun  kebiasaan  mereka untuk bekerja keras? Anda harus
percaya karena tidak ada sesuatu yang sifatnya kebetulan. Air hujan pun tidak pernah turun
secara kebetulan bukan?

2. Bekerja dengan cepat
Banyak dari kita bereaksi sangat lambat atau bahkan tidak bereaksi sama sekali terhadap peluang
yang sangat besar yang berada dihadapan kita. Mungkin Anda menganggap saya bercanda, tapi
tunggu dulu saya akan berikan bukti kepada Anda dengan beberapa pertanyaan dan kemudian
Anda jawab. Berapa banyak orang yang Anda bantu ketika Anda di minta bantuan oleh orang
lain? Saya tidak mengatakan kalau Anda tidak mau membantu, tapi kenyataan yang ada adalah
kebanyakan reaksi spontan yang sangat cepat terjadi untuk menolak entah dengan berbagai cara.
Berbeda  dengan  apa  yang  dilakukan  oleh  kedua  penjual  itu.  Mereka  menyadari  bahwa
keterbatasannya memaksa mereka untuk bekerja lebih cepat dan lebih keras dari orang yang
memiliki fisik normal, karena jika tidak maka mereka tidak bisa bertahan hidup.

3. Bekerja dengan cerdas
Banyak orang rata-rata sibuk atau bahkan menyibukkan diri mereka agar tampak seolah mereka
benar-benar sibuk. Sadarkah Anda bahwa apa yang mereka sedang lakukan adalah membunuh
diri  mereka  secara  perlahan   tanpa  mereka  sadari.  Benjamin  Tregoe  menuliskan  bahwa
"Penggunaan waktu yang sangat buruk adalah melakukan dengan baik sesuatu yang seharusnya
tidak  dilakukan".  Kedua  petarung  jalanan  diatas  menyadari  sepenuhnya  bahwa  penggunaan
waktu untuk bekerja dengan cerdas adalah kunci mendapatkan uang.

4. Bekerja dengan kekuatan Anda
Tahukah Anda dimanakah kekuatan sejati Anda terlihat? Kekuatan sejati Anda yang sebenarnya
terlihat justru dalam keadaan-keadaan yang kritis. Kita yang memiliki tubuh normal seringkali
tidak mengetahui kekuatan besar yang ada didalam diri. Apakah mudah bagi seorang yang tidak
mampu melihat untuk berjualan dijalanan? Apakah mudah bagi seorang tua yang terkena stroke
untuk berjualan kacang goreng? Tidak mudah bukan? Mereka bekerja dengan kekuatan mereka
sendiri dengan memulai melangkah seberat apapun demi kelangsungan hidup mereka. Kekuatan
mereka telah memungkinkan mereka untuk bekerja dan melakukan sesuatu lebih cepat dan baik
ketika merespon pembeli. Semakin banyak waktu yang Anda gunakan untuk melakukan sesuatu,
Anda akan semakin baik dalam melakukan aktivitas tersebut.

5. Bekerja dengan lebih efisien
Percayakah  Anda  jika  kedua  penjual  jalanan  yang  saya  uraikan  itu  benar-benar  melakukan
sesuatu   yang   mencengangkan?   Banyak   penjual   asongan   di   jalan   tidak   melakukannya.
Kebanyakan mereka berjualan pada jam-jam sibuk atau saat istirahat kantor. Namun justru apa
yang dilakukan kedua penjual ini justru berjualan disaat yang sebaliknya karena pada jam-jam
sibuk para pengguna jalan berfokus kepada tujuannya agar mereka dapat sampai dengan segera
sedangkan pada situasi biasa sangat memungkinkan pengguna jalan untuk lebih memperhatikan
keadaan disekitarnya sehingga memungkinkan produk mereka di beli. Disini, penjual jalanan itu
telah membuktikan bahwa kerja cerdas dan efisien jauh lebih mendatangkan keuntungan.

6. Bekerja lebih baik
"If better is possible, Good is not enough", tentu Anda tidak asing dengan sebuah pepatah klasik
yang sarat makna ini. Pepatah tersebut menekankan dengan jelas, jika Anda melakukan sesuatu
dengan baik saja itu tidaklah cukup karena kompetitor Anda melakukan sesuatu yang jauh lebih
dahsyat dari apa yang Anda lakukan. Seorang Bapak penjual kacang goreng dan penjual krupuk
juga mengalami kompetisi yang serupa dan bahkan lebih keras karena keadaan mereka. Mereka
bersaing justru dengan orang-orang yang normal secara fisik dan harus bekerja lebih baik.

Dr. Victor Frankl mengatakan terdapat empat kelompok pekerjaan yang dapat Anda lakukan.
Pertama, pekerjaan yang sulit untuk di pelajari dan sulit untuk dilakukan; kedua, pekerjaan yang
sulit  untuk  dipelajari  namun  mudah  untuk  dilakukan;  ketiga,  pekerjaan  yang  mudah  untuk
dipelajari namun sulit dilakukan, dan yang terakhir keempat adalah pekerjaan yang mudah untuk
dipelajari dan mudah untuk dilakukan.

Dari  keempat  kelompok  pekerjaan  diatas,  Anda  tentu  dapat  menilai  berada  di  manakah
keberadaan Anda saat ini dan Anda mengerti kelompok pekerjaan yang mana yang menghasilkan
sesuatu yang spektakuler? Ya, Anda benar. Anda harus mengambil pekerjaan yang sulit bahkan
yang  sangat  sulit  untuk  dilakukan  karena  pasti  kelompok  pekerjaan  ini  sangat  dijauhi  oleh
kebanyakan orang. Seperti ungkapan seorang John F Kennedy ketika melontarkan ide luar biasa
mendaratkan manusia ke bulan dan membawanya kembali dengan selamat ke bumi bahwa "Ia
melakukannya justru bukan karena hal itu mudah, tetapi justru karena hal ini sangat sulit".

9 Resep sederhana mensikapi hidup

Buatlah Hidup yang Kompleks menjadi Sederhana! Adalah intinya.

  1. Coba kembali kepada fitrah Anda di dunia ini, saat Anda dilahirkan,Anda tidak bisa memilih dari keluarga mana Anda akan dilahirkan dan di belahan bumi mana Anda dilahirkan. So Siapapun Anda, Dimanapun Anda,berapa usia Anda sekarang,Anda tidak punya pilihan selain mensyukuri diri Anda dilahirkan dengan syukur yang mendalam pada Tuhan dan seterusnya Anda masuk ke tahap ke-2
  1. Saat Anda sudah dibesarkan oleh keluarga Anda dan disekolahkan,Anda tidak bisa memilih dari TK,SD sampai Anda masuk SMP. Anda harus mengikuti ajaran sekolah sambil bermain mengisi masa kecil Anda. Setelah lulus SMP Anda sudah mulai memikirkan diri Anda dari mana dan mau kemana? Jika uang biaya sekolah Anda pas-pasan maka pastinya Anda akan memilih sekolah kejuruan agar saat tiga tahun Anda lulus sekolah Anda sudah punya ketrampilan dan bisa bekerja. Tetapi bila keuangan Anda lebih dari pas-pasan dan yakin bahwa Anda tidak akan putus sekolah karena keuangan makan Anda tentunya akan memilih sekolah umum dan harus melanjutkan kuliah sampai selesai atau jika Anda ingin menjadi tukang bikin kopi di kantor Anda nantinya.
  1. saat Anda sudah menentukan pilihan sekolah baik kejuruan maupun umum,usia sekolah atas biasanya sudah mulai ada tantangan misalnya Anda sudah mulai berpacaran,usia puber ini perlu diwaspadai agar Anda tidak putus sekolah karena salah jalan. Apapun itu jadikan spirit atau pemacu semangat untuk menyelesaikan sekolah Anda. So jadikan pertimbangan agar Anda bisa memilih yang terbaik. Saran saya bila Anda belum terlanjur maka selesaikan dulu sekolah Anda baru tahap bekerja dan menikah.
  1. Bila Anda sudah selesai sekolah maka ada dua pilihan bagi Anda mau buka usaha atau menjadi karyawan di perusahaan. Bila Anda punya ketrampilan tetapi anda belum punya modal Anda bisa bergabung dengan perusahaan sampai jangka waktu tertentu sehingga Anda bisa memutuskan untuk bisa mandiri dan buka usaha sendiri,usaha kecil sekalipun bisa menjadi titik awal bagi Anda untuk bisa hidup mandiri.

  1. Bila Anda sudah bekerja atau memiliki usaha saatnya Anda menikah dan memikirkan penerus Anda, semakin hari Anda semakin tua, dan Anda harus memikirkan anak-anak Anda untuk meneruskan cita-cita hidup Anda.Tentunya bidang pendidikan sangat penting dengan biaya pendidikan yang sudah Anda siapkan semasa Anda bekerja maka diharapkan pendidikan anak-anak Anda bisa selesai sampai sarjana,jika tidak, mereka akan menyalahkan Anda sebagai orang tua karena ketidak mampuan Anda bisa membuat mereka putus sekolah dan itu tidak Anda inginkan bukan?
  1. Bila anak-anak sudah besar dan selesai sekolahnya maka sudah sepantasnya Anda menempatkan diposisi orang tua yang bisa dijadikan contoh anak-anak bahwa Anda bisa membina rumah tangga dengan baik. Biasanya masalah yang timbul dari beberapa kasus yang terjadi dimasyarkat adalah: Bila dari keluarga yang hidup dikota dan kondisi ekonomi pas-pasan maka timbul gejolak yang mengarah pada perceraian,kasus yang terjadi biasanya orang tua baik dipihak perempuan maupun laki-laki menginginkan kebebasan sendiri, setelahmembesarkan anak sekian lama dan tidak memperoleh kelebihan atau kekayaan di rumah tangganya sehingga masing-masing saling menyalahkan dan timbul perselingkuhan dan terakhir perceraian. Kecuali Anda tinggal di daerah pedesaan atau kota kecil yang tidak terlalu berat persaingan dan kebutuhan hidup.
  1. Bila Anda diposisi orang sukses bukan berarti Anda tidak ada masalah,Anda pasti akan mempertahankan kondisi Anda saat sukses dan menyesuaikan diri dengan kehidupan dikota, Dari beberapa kasus biasanya bila sudah memutuskan hidup dikota besar dan mengikuti gaya hidup di kota, kemungkinan sampai tua Anda menghabiskan waktu di Kota,masalahnya adalah, bila Anda tidak mampu mengikuti gaya hidup dikota yang serba mahal dalam apapun, sementara anak-anak maupun pasangan Anda menuntut gaya hidup di kota, maka itu menjadi tekanan berat bagi Anda. Tentunya Anda tidak ingin mempermalukan kondisi rumah tangga Anda menjadi yang termiskin di Kota bukan?
  1. Buatlah hidup yang kompleks menjadi praktis atau sederhana, di kota atapun di di desa asalkan Anda bisa mengantarkan anak-anak Anda sampai dewasa dan bisa berumah tangga dengan baik maka Anda sudah sukses sebagai orang tua, sebaliknya bila Anak-anak anda tidak bisa sekolah dan tidak bisa bekerja ataupun tidak punya usaha sebagai mata pencaharian yang bisa diteruskan kepada anak-anaknya nanti, maka Anda gagal sebagai orang tua. Buatlah impian bahwa Anda bisa pensiun, sementara anak-anak Anda sudah bisa mencari nafkah sendiri bagi mereka, itu menjadi nyata. Sehingga Anda bisa menikmati hari tua Anda dengan baik. Anda tidak perlu bekerja sampai seluruh uban rambut Anda merata,itu lebih baik. Transferkan ilmu dan ketrampilan Anda pada penerus Anda secepatnya sehingga saat Anda sudah usia dan tidak mampu lagi bekerja penerus Andalah yang akan bekerja dan meneruskan usaha dan cita-cita Anda.
  1. Jangan terlalu larut dengan segala permasalahan, jangan terlalu dipikirkan sehingga melupakan Anda pada hal-hal yang harus Anda kerjakan saat ini. Karena tahap-tahap berikutnya Anda sudah mengetahuinya. Selalu optimis dan saling memotivasi adalah jembatan menuju sukses bersama.
Buatlah Hidup yang Kompleks menjadi Sederhana! Adalah intinya.

sumber : internet

Rahasia Kaya Raya dari orang yang sukses

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

" Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA

"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." Beliau mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA

"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA

"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."

"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.

"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."

"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.

"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."

"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.

"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."

RAHASIA KEEMPAT

Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.

"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".

Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."

"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "

Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa "keadilan" yang dikatakan Al Qur'an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

sumber : dhidhot.wordpress.com/

Mengapa Kaum Perantau Cenderung Lebih Sukses ?


Siapa yang menduga bahwa ada begitu banyak pelaku bisnis dari kaum perantau? Jika Anda amati lebih teliti, tentunya hal itu tidak masuk akal bukan? Banyak kaum perantau yang justru lebih sukses dalam usahanya dibandingkan kaum pribumi yang sudah lama mendiami suatu tempat.
Sebagian besar pendatang/ perantau berasal dari daerah lain yang umumnya lebih terbelakang secara ekonomi. Mereka rata-rata kurang berpendidikan dan tidak seberuntung orang lain dalam berbagai hal.

Lalu mengapa sampai dijumpai banyak kaum pendatang yang bisa mencapai keberhasilan yang menakjubkan? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

1. Kaum perantau berorientasi pada uang.
Mungkin jarang sekali ditemui seorang pendatang yang mengatakan tidak datang untuk mencari uang di tempat yang baru. Mereka melakukan pekerjaan bukan semata karena mencintainya tetapi lebih karena mereka harus mendapatkan banyak uang untuk membiayai masa depan mereka dan generasi penerusnya. Dengan begitu, anak dan cucu mereka kelak bisa menjalani kehidupan yang lebih mapan dan sejahtera dari mereka sekarang.

Mereka cenderung untuk berpikiran praktis. Mereka berani untuk melakukan semua pekerjaan asal pekerjaan itu mendatangkan keuntungan berlimpah untuk mereka. Kebahagiaan adalah hal terakhir yang mereka pikirkan karena semua tenaga, pikiran dan waktu tercurah untuk mendapatkan uang yang sebanyak-banyaknya.

Sekarang kita dapat lihat bagaimana perbedaan kaum perantau dari kaum pribumi. Kaum pribumi cenderung ditatar untuk menjalani pekerjaan yang mereka sukai, sementara uang menduduki posisi sekian. Dengan pola pikir yang lebih praktis dan pragmatis, kaum perantau selalu berusaha mencetak untung dengan segala hal yang ada di sekitar mereka. Mereka lebih realistis dalam hal pekerjaan dan karir. Sementara itu, kaum pribumi cenderung lebih idealis. Mereka mengejar pekerjaan dan karir yang mereka damba dan menolak untuk tunduk pada realitas yang ada. Cita-cita seorang pendatang mungkin menjadi pedagang yang sukses, atau seseorang yang kaya. Sangat sederhana dan realisitis. Sementara seorang pribumi lebih memilih untuk bermimpi setinggi bintang. Mereka hendak menjadi astronot, pelukis, pembalap, atau cita-cita lain yang lebih menghabiskan uang daripada mendatangkan untung dalam waktu singkat.

2. Kaum pendatang adalah pecandu kerja.
Tidak ada yang menyukai bekerja lebih dari para perantau. Tidak ada istilah dalam kamus mereka untuk berhenti menikmati waktu dan hidup. Setiap detiknya adalah uang. Dan tidak semestinya mereka menghabiskan waktu tanpa rasa bersalah. Bekerja selama 40 jam per minggu mungkin terdengar cukup membosankan dan menekan bagi kaum pribumi. Tetapi lain halnya dengan kaum pribumi, semakin panjang jam kerja yang mereka harus jalani, semakin mereka senang karena itu berarti akan ada lebih banyak uang dan penghasilan yang bisa ditabung.


Kaum pendatang bisa bekerja selama 60, 70, bahkan 80 jam per minggu. Mungkin terdengar seperti sebuah fenomena yang tidak sehat bagi keseimbangan hidup seseorang dalam berbagai aspek. Namun, begitulah satu-satunya cara yang mungkin dilakukan demi mendapatkan jumlah uang yang lebih banyak. Bahkan memiliki lebih dari satu pekerjaan penuh waktu bukanlah hal yang aneh ditemui pada kaum perantau.

3. Investor sangat menyukai pendatang.
Sadarkah Anda bahwa kaum pendatang lebih seksi bagi para investor? Mereka menarik investor dengan mudah bak sekuntum bunga menarik seekor lebah untuk mengisap sari madunya. Ketertarikan investor berhubungan dengan karakteristik pendatang yang workaholic. Kaum pendatang umumnya akan bekerja jauh lebih keras dalam suatu perusahaan jika mereka ditawari kepemilikan saham perusahaan yang dimaksud, meskipun itu hanya sedikit. Mereka akan bekerja lebih rajin dibanding jika diupah untuk bekerja 80 jam seminggu.

4. Kaum pendatang sangat keras kepala dan bertekad baja.
Tekad membara untuk meraih cita-cita adalah salah satu kelebihan para pendatang. Mereka tidak ragu bekerja gratis pada awalnya untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Jika mereka ditolak atau dianggap tidak layak, mereka akan berjuang keras untuk membuktikan bahwa mereka tidak pantas untuk ditolak dan layak untuk dipilih.

5. Kaum pendatang tidak boros.
Bagi sebagian kaum pendatang yang mengalami keterbatasan dalam kondisi ekonomi, menabung dan berhemat adalah salah satu bagian terpenting dalam hidup mereka. Tidak ada celah untuk bisa dimanfaatkan sebagai alasan berperilaku boros dan ceroboh dalam pengelolaan keuangan. Mencari uang sangat susah sehingga mereka benar-benar sangat menghargai uang meskipun itu sedikit. Mereka bersedia melakukan segala cara agar dapat menghemat. Tidak ada gengsi atau rasa malu yang harus dipertahankan karena itu bahkan tidak terpikirkan oleh mereka. Mereka secara agresif melakukan penghematan dalam segala aspek. Kaum pendatang selalu bisa menjadi teladan bagaimana menjalani kehidupan yang sederhana dan hemat.

6. Kaum pendatang sangat menghargai ilmu dan pendidikan.
Banyak ditemui generasi awal kaum pendatang yang kurang beruntung dalam hal akademik. Mereka biasanya kaum yang terpinggirkan di tanah asal mereka. Dan mereka datang dengan pikiran yang lain dari pedahulunya. Mereka sangat menjunjung tinggi arti dan peran penting pendidikan dalam kehidupan mereka. Pendidikan yang tepat bisa menjadi awal investasi yang menguntungkan di masa depan. Ilmu adalah properti yang bisa menaikkan kualitas pribadi, yang akhirnya juga menaikkan tingkat pendapatan dan penghargaan masyarakat terhadap diri dan keluarganya. Mereka sadar pendidikan adalah sebuah jalan keluar bagi kesempitan kehidupan yang mereka alami sekarang. Tanpa memandang usia, mereka tidak ragu untuk kembali ke bangku kuliah atau belajar di sektor informal dengan mengambil kursus. Pendidikan adalah tangga yang memungkinkan mereka untuk sampai di strata ekonomi yang lebih baik. Kuliah ekstensi dan jarak jauh secara online adalah cara lain yang biasa mereka tempuh.

7. Kaum pendatang adalah orang-orang optimis yang tidak suka mengeluh.
Seberapapun kerasnya kehidupan yang dijalani kaum pendatang, mereka masih terus dapat bersyukur karena keadaan itu masih lebih baik dari saat mereka belum berpindah ke tempat yang baru. Keluhan jauh dari kehidupan baru mereka karena mereka optimis dalam menjalani kehidupan.

8. Kaum pendatang bersatu padu.
Unsur kebersamaan dan persatuan yang kuat sangat tercermin dalam suatu masyarakat pendatang. Mereka merasa senasib dan sepenanggungan, yang pada gilirannya memperkokoh solidaritas di antara anggota-anggotanya.

Kita bisa lihat kebersamaan itu bahkan saat mereka belum mendarat di tanah asing. Kaum pendatang suka berdatangan dalam jumlah besar, bukan seorang diri. Dan pendatang yang sudah lama menetap di tanah asing biasanya akan dengan sukarela membantu pendatang baru yang masih memiliki banyak keterbatasan, terutama dalam hal ekonomi. Para senior umumnya dengan senang hati mencarikan tempat tinggal, harta benda, pekerjaan, dan sebagainya. Mereka bahu membahu untuk mencapai kesuksesan. Dan saat pendatang yang baru telah sukses, ia akan dengan senang hati juga membantu pendatang lainnya yang belum seberuntung dia.

http://ciputraentrepreneurship.com/edukasi/3304-kaum-perantau-lebih-mudah-sukses.html

Resep Kaya Harta dan Panen Pahala

   1. Memperbanyak Istighfar
   2. Bertakwa kepada Alloh
   3. Bertawakal kepada Alloh
   4. Rajin beribadah kepada Alloh
   5. Haji dan umroh
   6. Banyak silaturrahim
   7. Banyak sedekah
   8. Menafkahi penuntut ilmu
   9. Membantu orang-orang yang lemah
  10. Hijrah di jalan Alloh