Ads 468x60px

Pages

Eyes Of Success

Suatu hari saya berniat pergi ke sebuah kantor dengan menggunakan taxi. Tidak lama kemudian
taxi tersebut terhenti di persimpangan lampu merah. Saat itu cuaca sangat panas, namun tiba-tiba
saya merinding; bukan karena saya melihat hantu, tetapi justru karena saya melihat seorang
bapak tua yang berdiri tegar berjalan dengan satu kaki yang di bantu tongkat penyangga separuh
tubuhnya yang  terkena stroke dan tangan kirinya membawa kacang goreng yang ditawarkan di
sepanjang lampu merah tersebut. saya terus mengamatinya dari jauh hingga hampir mendekat
dimana taxi saya berhenti. Cuaca tak bersahabat yang membakar kulit tak menyurutkan bapak
tua itu untuk terus mencari uang walaupun dari deretan mobil paling depan tidak ada satupun
yang membeli barang dagangannya.

Di lain kesempatan saya pernah menyaksikan ada seorang buta yang berjualan krupuk di sekitar
lampu merah di tempat yang sama saat saya melihat penjual kacang goreng tadi. Memang saya
pernah mendengar dari orang sekitar kalau ada seorang yang berjualan krupuk namun cacat. Dan
tahukah  Anda  bagaimana  ia  memulai  aktivitasnya?  Tanpa  bantuan  dari  siapapun,  ia  mulai
berjualan ditemani tongkat tua yang menuntunnya di sepanjang jalan yang sangat terik itu tanpa
mengeluh.

Apa perasaan saya ketika melihat kedua orang itu? Jujur, saya pribadi malu ketika saya yang
dalam  kondisi  lebih  baik  dari  mereka  terkadang  justru  bersikap  tidak  sesempurna  mereka.
Mereka adalah petarung yang sebenarnya. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang
petarung sejati adalah mengakui keadaan dirinya sendiri.

Moral cerita yang ingin saya katakan adalah apakah yang akan Anda lakukan terhadap diri Anda
yang sempurna ini? Maukah Anda mengakui bahwa tubuh Anda yang sempurna adalah tidak
sempurna? Dewasa ini dalam keadaan yang semakin sulit, mungkin saja ada orang yang malu
mengakui kekurangannya, tapi bagaimana dengan  Anda? Pengalaman ini merupakan  sebuah
cermin bagi siapa saja termasuk saya karena saya pun mengalami keterpurukan. Banyak cibiran,
perendahan, dan bahkan penghinaan yang saya terima dahulu. Namun semua bentuk hinaan itu
justru  membakar  jiwa  saya  untuk  mengeluarkan  potensi  terbaik  dengan  bekerja  keras  dan
ketekunan itu telah merubah segalanya. Sukses juga memiliki mata sekalipun ia tidak memiliki
mata secara harafiah. Seperti dua orang luar biasa yang saya uraikan di atas, keterbatasannya
bukan merupakan pembatas baginya untuk terus berkarya dalam ketidakpastian dunia ini. Apa
yang mereka lakukan untuk terus berjuang habis-habisan senada dengan 6 kunci produktifitas
dari Brian Tracy.

1. Kerja keras
Penjual  kerupuk dan  kacang  goreng  telah  melakukan  sebuah  kebiasaan  brilliant  yang  tidak
semua  orang   sadari  dan   lakukan  yakni   kerja  keras.  Percayakah   Anda  jika  merekapun
membutuhkan  waktu untuk membangun  kebiasaan  mereka untuk bekerja keras? Anda harus
percaya karena tidak ada sesuatu yang sifatnya kebetulan. Air hujan pun tidak pernah turun
secara kebetulan bukan?

2. Bekerja dengan cepat
Banyak dari kita bereaksi sangat lambat atau bahkan tidak bereaksi sama sekali terhadap peluang
yang sangat besar yang berada dihadapan kita. Mungkin Anda menganggap saya bercanda, tapi
tunggu dulu saya akan berikan bukti kepada Anda dengan beberapa pertanyaan dan kemudian
Anda jawab. Berapa banyak orang yang Anda bantu ketika Anda di minta bantuan oleh orang
lain? Saya tidak mengatakan kalau Anda tidak mau membantu, tapi kenyataan yang ada adalah
kebanyakan reaksi spontan yang sangat cepat terjadi untuk menolak entah dengan berbagai cara.
Berbeda  dengan  apa  yang  dilakukan  oleh  kedua  penjual  itu.  Mereka  menyadari  bahwa
keterbatasannya memaksa mereka untuk bekerja lebih cepat dan lebih keras dari orang yang
memiliki fisik normal, karena jika tidak maka mereka tidak bisa bertahan hidup.

3. Bekerja dengan cerdas
Banyak orang rata-rata sibuk atau bahkan menyibukkan diri mereka agar tampak seolah mereka
benar-benar sibuk. Sadarkah Anda bahwa apa yang mereka sedang lakukan adalah membunuh
diri  mereka  secara  perlahan   tanpa  mereka  sadari.  Benjamin  Tregoe  menuliskan  bahwa
"Penggunaan waktu yang sangat buruk adalah melakukan dengan baik sesuatu yang seharusnya
tidak  dilakukan".  Kedua  petarung  jalanan  diatas  menyadari  sepenuhnya  bahwa  penggunaan
waktu untuk bekerja dengan cerdas adalah kunci mendapatkan uang.

4. Bekerja dengan kekuatan Anda
Tahukah Anda dimanakah kekuatan sejati Anda terlihat? Kekuatan sejati Anda yang sebenarnya
terlihat justru dalam keadaan-keadaan yang kritis. Kita yang memiliki tubuh normal seringkali
tidak mengetahui kekuatan besar yang ada didalam diri. Apakah mudah bagi seorang yang tidak
mampu melihat untuk berjualan dijalanan? Apakah mudah bagi seorang tua yang terkena stroke
untuk berjualan kacang goreng? Tidak mudah bukan? Mereka bekerja dengan kekuatan mereka
sendiri dengan memulai melangkah seberat apapun demi kelangsungan hidup mereka. Kekuatan
mereka telah memungkinkan mereka untuk bekerja dan melakukan sesuatu lebih cepat dan baik
ketika merespon pembeli. Semakin banyak waktu yang Anda gunakan untuk melakukan sesuatu,
Anda akan semakin baik dalam melakukan aktivitas tersebut.

5. Bekerja dengan lebih efisien
Percayakah  Anda  jika  kedua  penjual  jalanan  yang  saya  uraikan  itu  benar-benar  melakukan
sesuatu   yang   mencengangkan?   Banyak   penjual   asongan   di   jalan   tidak   melakukannya.
Kebanyakan mereka berjualan pada jam-jam sibuk atau saat istirahat kantor. Namun justru apa
yang dilakukan kedua penjual ini justru berjualan disaat yang sebaliknya karena pada jam-jam
sibuk para pengguna jalan berfokus kepada tujuannya agar mereka dapat sampai dengan segera
sedangkan pada situasi biasa sangat memungkinkan pengguna jalan untuk lebih memperhatikan
keadaan disekitarnya sehingga memungkinkan produk mereka di beli. Disini, penjual jalanan itu
telah membuktikan bahwa kerja cerdas dan efisien jauh lebih mendatangkan keuntungan.

6. Bekerja lebih baik
"If better is possible, Good is not enough", tentu Anda tidak asing dengan sebuah pepatah klasik
yang sarat makna ini. Pepatah tersebut menekankan dengan jelas, jika Anda melakukan sesuatu
dengan baik saja itu tidaklah cukup karena kompetitor Anda melakukan sesuatu yang jauh lebih
dahsyat dari apa yang Anda lakukan. Seorang Bapak penjual kacang goreng dan penjual krupuk
juga mengalami kompetisi yang serupa dan bahkan lebih keras karena keadaan mereka. Mereka
bersaing justru dengan orang-orang yang normal secara fisik dan harus bekerja lebih baik.

Dr. Victor Frankl mengatakan terdapat empat kelompok pekerjaan yang dapat Anda lakukan.
Pertama, pekerjaan yang sulit untuk di pelajari dan sulit untuk dilakukan; kedua, pekerjaan yang
sulit  untuk  dipelajari  namun  mudah  untuk  dilakukan;  ketiga,  pekerjaan  yang  mudah  untuk
dipelajari namun sulit dilakukan, dan yang terakhir keempat adalah pekerjaan yang mudah untuk
dipelajari dan mudah untuk dilakukan.

Dari  keempat  kelompok  pekerjaan  diatas,  Anda  tentu  dapat  menilai  berada  di  manakah
keberadaan Anda saat ini dan Anda mengerti kelompok pekerjaan yang mana yang menghasilkan
sesuatu yang spektakuler? Ya, Anda benar. Anda harus mengambil pekerjaan yang sulit bahkan
yang  sangat  sulit  untuk  dilakukan  karena  pasti  kelompok  pekerjaan  ini  sangat  dijauhi  oleh
kebanyakan orang. Seperti ungkapan seorang John F Kennedy ketika melontarkan ide luar biasa
mendaratkan manusia ke bulan dan membawanya kembali dengan selamat ke bumi bahwa "Ia
melakukannya justru bukan karena hal itu mudah, tetapi justru karena hal ini sangat sulit".

10 Cara Beriklan yang Brilian


Anda sedang terburu-buru... Pagi ini Anda mendapatkan sebuah ide cemerlang dan Anda butuh seseorang untuk segera mewujudkannya ke dalam suatu langkah kongkrit! Lalu, Anda mulai mencari-cari beberapa koran yang menawarkan jasa kolom iklan atau bahkan radio dan televisi tempat Anda memaparkan ide-ide cemerlang Anda tersebut.

Baik Anda menggunakan jasa profesional atau menulis iklan Anda sendiri, Anda pastilah menginginkan bahwa iklan Anda tersebut lebih bagus ketimbang iklan-iklan sejenis. Semacam iklan yang mana calon pelanggan Anda akan membaca, mengingat, dan melaksanakannya!

1. Mulailah dengan Judul yang Menarik!

Tahukah Anda bahwa mayoritas pembaca Indonesia sering membaca judul iklan setidaknya 2-3 kali lebih banyak dari isi iklan? Itulah sebabnya judul iklan Anda paling tidak bernilai separuh dari biaya pengiklanan. Semisal Anda mengeluarkan dana sekitar 40 juta untuk sekali beriklan di surat kabar, maka judul iklan tersebut bernilai setidaknya 20 juta! Untuk judul iklan yang bernilai 20 juta, sudah sepantasnya lah Anda memasukkan nama brand produk/toko/perusahaan Anda, keuntungan menggunakan produk tersebut, dan tentu saja hal menarik lainnya yang mampu menarik perhatian target market Anda.

Janganlah takut untuk menuliskan judul yang panjang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa judul iklan yang terdiri dari 10 kata atau lebih, mengandung berita dan informasi penting, cenderung mengalahkan judul iklan yang pendek.

Beberapa kata atau frase pilihan jitu yang bisa Anda sematkan ke dalam judul iklan Anda antara lain: 'Bagaimana Caranya', 'Pemberitahuan', 'Dibutuhkan', 'Mengungkap', 'Perbandingan', dan seterusnya. Terdengar klise tetapi ampuh!

2. Buatlah isi iklan Anda menarik!

Tujuan dari isi sebuah iklan adalah untuk mempromosikan produk/servis Anda sehingga target pasar Anda mau membelinya. Kalimat pertama dari iklan Anda bertujuan untuk menarik minat pembaca untuk membaca kalimat kedua dari iklan tersebut dan seterusnya... Saran saya adalah: buatlah iklan Anda seolah-olah Anda sedang berbicara langsung dengan konsumen Anda; gunakanlah kata-kata yang biasa mereka gunakan! Kalau Anda sedang menjual alat kedokteran, gunakanlah kalimat-kalimat jargon yang biasa digunakan oleh komunitas kedokteran. Apabila Anda menjual produk massal, hati-hati dengan penggunaan kata-kata yang abstrak dan kalimat-kalimat yang kompleks. Gunakanlah kalimat sehari-hari.

3. Jualah Keuntungan-Keuntungan dari Produk Tersebut dengan Cepat!

Coba analisa kembali produk dan servis Anda. Apa yang membedakan produk/servis tersebut dari kompetitor-kompetitor Anda? Kenapa konsumen harus membeli produk Anda? Apa keuntungannya? Sebagai seorang konsumen, saya butuh mengetahui hal-hal yang saya utarakan di atas dengan cepat! Saya tidak peduli dengan bisnis Anda yang sudah dimulai sejak tahun 1919. Atau perusahaan Anda menggunakan teknologi terbaru bla bla bla (oh, come on!). Apa sih untungnya menggunakan produk Anda bagi saya? Jadi beritahukan kepada saya dengan cepat! Penelitian membuktikan bahwa pembaca akan jenuh dan beralih ke hal lainnya setelah membaca 50 kata pertama dari iklan Anda. Jadi sekali lagi...TOLONG, utarakan keuntungan tersebut dengan cepat! Anda mungkin tidak akan mendapatkan kesempatan kedua.

4. Jualah Hanya Satu Hal Saja!

Iklan yang baik hanya memiliki satu ide dan pesan penjualan saja. Semisal Anda memiliki dua atau lebih produk tidak sejenis yang akan Anda jual ke pasar, hendaknya Anda membuat iklan untuk masing-masing. Jangan pernah membuat pusing konsumen Anda dengan beberapa pesan pemasaran dan ingatlah selalu bahwa mereka hanya memiliki waktu beberapa detik saja untuk mencerna pesan-pesan pemasaran Anda.

5. Sokonglah Produk Anda dengan Fakta!

Semakin banyak fakta yang Anda utarakan, semakin meningkat penjualan Anda! Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ratio kesuksesan sebuah iklan cenderung meningkat ketika informasi seputar fakta-fakta mengenai produk tersebut bertambah. Alasannya sangat mudah. Konsumen Anda bukanlah orang bodoh! Mereka adalah sahabat Anda. Anda telah meremehkan intelejensia mereka dengan percaya bahwa beberapa kalimat dan slogan pendek mampu meyakinkan mereka untuk membeli produk Anda tersebut. Konsumen Anda ingin membuat keputusan pasti! Mereka butuh informasi-informasi seputar produk Anda...

Anda mungkin akan berada dalam situasi di mana kompetitor Anda menjual produk sejenis. Alih-alih memaparkan keuntungan-keuntungan atau perbedaan-perbedaan yang tidak begitu signifikan, ada baiknya Anda menggunakan fakta-fakta kongkrit!

6. Gunakanlah Testimonial dari Konsumen Anda!


Testimonial adalah langkah penyebaran informasi terjitu setelah word-of-mouth. Testimonial dari orang-orang berpengaruh lebih baik! Hal tersebut tidak berarti Anda harus mengocorkan biaya mahal. Ada triknya!

Katakanlah Anda mendengar bahwa selebriti A menggunakan produk Anda. Buatlah suatu penawaran, semisal, free merchandise buat si selebriti tersebut dengan syarat Anda bisa mendapatkan fotonya beserta testimonialnya. Kebanyakan selebriti bahkan terkadang menganggapnya sebagai promosi gratis bagi dirinya sendiri.

7. Janganlah Mengutarakan Kebohongan!


Selalu katakan yang benar mengenai produk/servis yang Anda jual. Anda mungkin berpikir dengan mengutarakan beberapa kebohongan manis, Anda mampu meningkatkan penjualan dari produk Anda tersebut namun demikian, semuanya itu hanya berlaku short-term alias sementara. Kebohongan yang tersembunyi suatu saat akan terungkap baik oleh konsumen maupun karyawan Anda dan itulah saatnya Anda harus gulung tikar. Saya percaya Anda semua ingin bertahan di pasar dalam jangka waktu yang tidak terhingga alih-alih satu atau dua bulan saja...betul? Oleh karena itu, hindarilah kalimat-kalimat yang bersifat superlatif alias membesar-besarkan. Kebenaran haruslah menjadi etika nomor satu di iklan Anda.

Dengan mengatakan bahwa produk Anda lah yang terbaik, Anda harus membuktikannya. Beberapa perusahaan mengadakan survey besar-besaran hanya untuk membuktikan bahwa benarlah produk mereka lebih baik dari produk kompetitor.

Namun demikian, bukan berarti Anda tidak boleh optimis terhadap produk Anda. Saya hendak mengatakan agar jangan optimisme Anda tersebut berujung kepada hiperbola. Adalah hal yang wajar bagi Anda yang menganggap bahwa produk Anda tersebut adalah yang terbaik, namun konsumen tidak akan percaya begitu saja apabila tidak disokong dengan fakta.

8. Outlook vs Inlook!

Tujuan dari sebuah iklan adalah untuk membuat konsumen Anda segera action! (baca: membeli produk/jasa Anda). Bukan untuk membuat konsumen Anda tahu bahwa Anda sedang beriklan. Bukan juga untuk memenangkan semacam kontes beriklan. Ingatlah selalu bahwa Anda bukan sedang menjual iklan Anda tetapi produk Anda. Beberapa pembuat iklan terkadang melupakan hal tersebut sehingga mereka sibuk mendesign outlook dari iklan mereka sedemikian rupa dan lupa bahwa isi dari iklan lah yang terpenting. Menjual produk Anda lah yang terpenting!

9. Beritahu Kepada Konsumen Anda Dimana dan Kapan untuk Membeli!


Iklan Anda sudah menarik perhatian konsumen Anda. Mereka telah mengetahui segala keunggulan mengenai produk Anda. Lalu apa? Jika Anda menginginkan mereka untuk membeli produk Anda, beritahukan di mana bisa mendapatkan produk tersebut, kapan dan kepada siapa mereka bertanya jika butuh informasi lebih lanjut. Jangan lupa pula untuk membuat semacam urgency di benak mereka seperti penawaran terbatas, diskon bila order sebelum tanggal tertentu dll.

10. Review lah iklan Anda!

Pertama, apakah iklan Anda memiliki pengaruh? Apakah iklan Anda mampu merenggut perhatian pembaca ketimbang iklan-iklan lainnya?

Kedua, apakah iklan Anda telah fokus? Apakah iklan tersebut telah menjelaskan primary benefit, dan HANYA primary benefit saja dari produk yang Anda jual? Bukan hal-hal lainnya yang sangat ingin Anda gembar-gemborkan seperti Perusahaan Anda telah menekuni bisnis ini selama 50 tahun (SO WHAT??)

Ketiga, apakah iklan Anda jujur? Maukah Anda menunjukkan iklan tersebut ke orang-orang terdekat Anda?

sumber : www.kaskus.us/showthread.php?t=5303095

6 Kesalahan Bisnis Pemula

1.Tidak melakukan riset mendalam terhadap persaingan dan kekuatan internal (SWOT analysis, Marketing strategy, dll)
Kita tidak mengetahui kekuatan, kelamahan kita , trus peluang bisnisnya bagaimana, tantangannya apa saja. pangsa pasar yang kita bidik siapa, pemain dalam bisnis yang akan kita terjuni, dll.

2.Terburu - buru dalam legalitas usaha
Kadang - kadang kita terburu - buru dalam mebuat PT,CV,dll. Berapa biaya yang keluarkan untuk itu, dan biasanya hal ini dikarenakan kita melakukan kesalahan yang pertama.

3.Menghabiskan terlalu banyak dana untuk membeli peralatan dan renovasi, termasuk sewa tempat, salah memilih lokasi,dll

4.Terlalu mengandalkan karyawan

5.Membayar upah tenaga kerja lebih mahal dari pesaing

6. Tidak fokus
Ingat fokus itu satu, bukan dua. Saat kita pengen ngegarap usaha yang lain, maka pastikan kalo usaha yang awal sudah berjalan walau kita jalan2.

9 Resep sederhana mensikapi hidup

Buatlah Hidup yang Kompleks menjadi Sederhana! Adalah intinya.

  1. Coba kembali kepada fitrah Anda di dunia ini, saat Anda dilahirkan,Anda tidak bisa memilih dari keluarga mana Anda akan dilahirkan dan di belahan bumi mana Anda dilahirkan. So Siapapun Anda, Dimanapun Anda,berapa usia Anda sekarang,Anda tidak punya pilihan selain mensyukuri diri Anda dilahirkan dengan syukur yang mendalam pada Tuhan dan seterusnya Anda masuk ke tahap ke-2
  1. Saat Anda sudah dibesarkan oleh keluarga Anda dan disekolahkan,Anda tidak bisa memilih dari TK,SD sampai Anda masuk SMP. Anda harus mengikuti ajaran sekolah sambil bermain mengisi masa kecil Anda. Setelah lulus SMP Anda sudah mulai memikirkan diri Anda dari mana dan mau kemana? Jika uang biaya sekolah Anda pas-pasan maka pastinya Anda akan memilih sekolah kejuruan agar saat tiga tahun Anda lulus sekolah Anda sudah punya ketrampilan dan bisa bekerja. Tetapi bila keuangan Anda lebih dari pas-pasan dan yakin bahwa Anda tidak akan putus sekolah karena keuangan makan Anda tentunya akan memilih sekolah umum dan harus melanjutkan kuliah sampai selesai atau jika Anda ingin menjadi tukang bikin kopi di kantor Anda nantinya.
  1. saat Anda sudah menentukan pilihan sekolah baik kejuruan maupun umum,usia sekolah atas biasanya sudah mulai ada tantangan misalnya Anda sudah mulai berpacaran,usia puber ini perlu diwaspadai agar Anda tidak putus sekolah karena salah jalan. Apapun itu jadikan spirit atau pemacu semangat untuk menyelesaikan sekolah Anda. So jadikan pertimbangan agar Anda bisa memilih yang terbaik. Saran saya bila Anda belum terlanjur maka selesaikan dulu sekolah Anda baru tahap bekerja dan menikah.
  1. Bila Anda sudah selesai sekolah maka ada dua pilihan bagi Anda mau buka usaha atau menjadi karyawan di perusahaan. Bila Anda punya ketrampilan tetapi anda belum punya modal Anda bisa bergabung dengan perusahaan sampai jangka waktu tertentu sehingga Anda bisa memutuskan untuk bisa mandiri dan buka usaha sendiri,usaha kecil sekalipun bisa menjadi titik awal bagi Anda untuk bisa hidup mandiri.

  1. Bila Anda sudah bekerja atau memiliki usaha saatnya Anda menikah dan memikirkan penerus Anda, semakin hari Anda semakin tua, dan Anda harus memikirkan anak-anak Anda untuk meneruskan cita-cita hidup Anda.Tentunya bidang pendidikan sangat penting dengan biaya pendidikan yang sudah Anda siapkan semasa Anda bekerja maka diharapkan pendidikan anak-anak Anda bisa selesai sampai sarjana,jika tidak, mereka akan menyalahkan Anda sebagai orang tua karena ketidak mampuan Anda bisa membuat mereka putus sekolah dan itu tidak Anda inginkan bukan?
  1. Bila anak-anak sudah besar dan selesai sekolahnya maka sudah sepantasnya Anda menempatkan diposisi orang tua yang bisa dijadikan contoh anak-anak bahwa Anda bisa membina rumah tangga dengan baik. Biasanya masalah yang timbul dari beberapa kasus yang terjadi dimasyarkat adalah: Bila dari keluarga yang hidup dikota dan kondisi ekonomi pas-pasan maka timbul gejolak yang mengarah pada perceraian,kasus yang terjadi biasanya orang tua baik dipihak perempuan maupun laki-laki menginginkan kebebasan sendiri, setelahmembesarkan anak sekian lama dan tidak memperoleh kelebihan atau kekayaan di rumah tangganya sehingga masing-masing saling menyalahkan dan timbul perselingkuhan dan terakhir perceraian. Kecuali Anda tinggal di daerah pedesaan atau kota kecil yang tidak terlalu berat persaingan dan kebutuhan hidup.
  1. Bila Anda diposisi orang sukses bukan berarti Anda tidak ada masalah,Anda pasti akan mempertahankan kondisi Anda saat sukses dan menyesuaikan diri dengan kehidupan dikota, Dari beberapa kasus biasanya bila sudah memutuskan hidup dikota besar dan mengikuti gaya hidup di kota, kemungkinan sampai tua Anda menghabiskan waktu di Kota,masalahnya adalah, bila Anda tidak mampu mengikuti gaya hidup dikota yang serba mahal dalam apapun, sementara anak-anak maupun pasangan Anda menuntut gaya hidup di kota, maka itu menjadi tekanan berat bagi Anda. Tentunya Anda tidak ingin mempermalukan kondisi rumah tangga Anda menjadi yang termiskin di Kota bukan?
  1. Buatlah hidup yang kompleks menjadi praktis atau sederhana, di kota atapun di di desa asalkan Anda bisa mengantarkan anak-anak Anda sampai dewasa dan bisa berumah tangga dengan baik maka Anda sudah sukses sebagai orang tua, sebaliknya bila Anak-anak anda tidak bisa sekolah dan tidak bisa bekerja ataupun tidak punya usaha sebagai mata pencaharian yang bisa diteruskan kepada anak-anaknya nanti, maka Anda gagal sebagai orang tua. Buatlah impian bahwa Anda bisa pensiun, sementara anak-anak Anda sudah bisa mencari nafkah sendiri bagi mereka, itu menjadi nyata. Sehingga Anda bisa menikmati hari tua Anda dengan baik. Anda tidak perlu bekerja sampai seluruh uban rambut Anda merata,itu lebih baik. Transferkan ilmu dan ketrampilan Anda pada penerus Anda secepatnya sehingga saat Anda sudah usia dan tidak mampu lagi bekerja penerus Andalah yang akan bekerja dan meneruskan usaha dan cita-cita Anda.
  1. Jangan terlalu larut dengan segala permasalahan, jangan terlalu dipikirkan sehingga melupakan Anda pada hal-hal yang harus Anda kerjakan saat ini. Karena tahap-tahap berikutnya Anda sudah mengetahuinya. Selalu optimis dan saling memotivasi adalah jembatan menuju sukses bersama.
Buatlah Hidup yang Kompleks menjadi Sederhana! Adalah intinya.

sumber : internet

Rahasia Kaya Raya dari orang yang sukses

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

" Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA

"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." Beliau mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA

"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA

"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."

"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.

"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."

"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.

"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."

"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.

"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."

RAHASIA KEEMPAT

Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.

"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".

Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."

"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "

Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa "keadilan" yang dikatakan Al Qur'an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

sumber : dhidhot.wordpress.com/